Tuesday, June 27, 2017

Site LPSDM Search

Penelitian Kompetensi, Inovasi dan Pengembangan Teknologi

Penelitian Kompetensi, Inovasi dan Pengembangan Teknologi

Latar Belakang

            Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia yang tidak saja kaya dengan berbagai sumber daya alam mineral, tetapi juga sangat berpotensi untuk pengembangan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan karena mempunyai lahan subur yang luas dan garis pantai yang panjang. Sebagian besar penduduknya juga menggantungkan pendapatannya dari sektor tersebut. Namun demikian, hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan belum menjadi bidang unggulan baik sebagai sumber pencaharian masyarakat, maupun sebagai penghasil PAD (Pendapatan Asli Daerah). Sampai saat ini, hanya beberapa komoditi pertanian, seperti kopi, sawit, minyak nilam dan coklat yang mampu menjadi andalan komodoti pertanian Aceh.

            Selain keterbatasan modal dan luas lahan garapan, dukungan teknologipun masih sangat terbatas dalam upaya menaikkan produksi dan memperbaiki kualitas hasil dari petani dan nelayan. Garis pantai yang panjang juga belum memberikan hasil yang maksimal kepada nelayan. Disamping itu, wabah hama dan penyakit tanaman/ternak yang belum tertangani, ketidakpastian aturan dan harga pasar, serta minimnya infrastruktur pendukung juga menjadi halangan lain buat investor untuk menempatkan dana mereka pada berbagai sektor di atas. Perbaikan regulasi dan perizinan lintas sektor merupakan faktor lain yang perlu mendapat perhatian dalam mendukung percepatan dan perluasan kegiatan ekonomi.

Sementara itu, membaiknya kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama yang menjadi tenaga pengajar yang juga sebagai peneliti di berbagai Perguruan Tinggi (PT) di Aceh memungkinkan melibatkan mereka secara aktif sebagai peneliti utama dalam upaya mengembangkan, memperbaiki, dan memperkenalkan berbagai teknologi terkait dalam upaya peningkatan komoditi yang harusnya menjadi andalan Aceh, di sektor pertanian dan perkebunan, peternakan, serta perikanan. Juga, melalui program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilakukan oleh PEMDA Aceh selama beberapa tahun terakhir telah melahirkan lulusan master dan doktor baik dari universitas dalam negeri maupun dari berbagai universitas luar negeri. Mereka ini, sebagiannya bekerja sebagai PNS di lingkungan PEMDA Aceh, sedangkan sisanya bekerja pada sektor swasta. Namun demikian, mapping keberadaan dan peran mereka dalam membangun Aceh belum terpetakan dengan baik.

            Untuk maksud di atas, Pemerintah Daerah, dalam hal ini PEMDA Aceh menyediakan dana untuk terselenggaranya penelitian kompetensi, inovasi dan pengembangan teknologi untuk peningkatan produksi dan perbaikan kualitas komoditi andalan daerah, pelestarian lingkungan dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, serta peningkatan SDM Aceh. Dengan penelitian ini diharapkan akan terjalin link-and-match antara peneliti dengan masyarakat sehingga sasaran meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat dipercepat dengan tersedianya SDM yang handal yang berada disetiap Kabupaten Kota di Provinsi Aceh.

Tujuan

            Tujuan penelitian kompetensi, inovasi dan pengembangan teknologi antara lain:

  1. Mempercepat penguasaan dan penyebaran IPTEK dalam memberikan solusi berdasarkan kajian akademik terhadap berbagai kebutuhan, tantangan, dan persoalan masyarakat dalam upaya pemanfaatan sumberdaya secara optimal dan berkelanjutan.
  2. Mensinergikan peneliti dengan dunia usaha dalam upaya memperbaiki tarap hidup petani dan nelayan sehingga lebih mandiri.
  3. Menghasilkan teknologi tepat guna yang bermanfaat dalam upaya peningkatan kualitas mutu dan kapasitas produksi petani dan nelayan.
  4. Pendataan SDM Aceh, baik yang bekerja sebagai PNS di lingkungan Pemda Aceh maupun yang bekerja di sektor swasta.

Manfaat

  1. Produk iptek yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
  2. Terbentuknya link-and-match antara peneliti, industri, Pemda, dan masyarakat luas.
  3. Meningkatnya daya saing produk lokal dan perekonomian masyarakat.
  4. Tersedianya mapping SDM Aceh.

Luaran Kegiatan

Kegiatan penelitian kompetensi, inovasi dan pengembangan teknologi, meliputi:

  1. Laporan (Pendahuluan, Kemajuan, dan Laporan Akhir).
  2. Proses, kajian, dan pengembangan produk iptek (metode, prototype, kebijakan, model).
  3. Produk teknologi tepat guna (peralatan) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Waktu dan Tempat

          Penelitian ini harus dilaksanakan di wilayah Pemerintahan Aceh. Waktu pelaksaannya disesuaikan dengan tema penelitian yang dipilih, maksimum 5 (lima) bulan dan dilaksanakan pada tahun 2014. Laporan akhir penelitian kompetensi, inovasi dan pengembangan teknologi harus diselesaikan dan diserahkan pada akhir bulan November 2014.  

Peserta

Penelitian kompetensi, inovasi dan pengembangan teknologi ini terbuka untuk akademisi dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Aceh. Keterlibatan dinas terkait dan kelompok masyarakat menjadi nilai tambah dalam penilaian terhadap penelitian. Keterlibatan dinas dan kelompok masyarakat tersebut, diharapkan mampu memberikan atau menciptakan solusi yang tepat sasaran dalam pemecahan berbagai masalah yang dihadapi di tengah masyarakat. Penelitian dilakukan oleh tim, minimal 2 orang. Ketua tim peneliti punya track record memadai dalam bidang yang diteliti. Setiap peneliti hanya boleh mengusulkan satu judul.

Sumber Dana

            Sumber dana penelitian kompetensi, inovasi dan pengembangan teknologi ini berasal dari Pemerintah Aceh. Penglibatan pihak lain, mitra industri ataupun masyarakat dalam pendanaan sangat diharapkan dan akan menjadi nilai tambah dalam penyeleksian proposal nantinya.Besarnya dana penelitian kompetensi dan pengembangan teknologi per-judul yang dapat didanai oleh Pemerintah Aceh adalah berkisar dari Rp 25.000.000 s/d 100.000.000.

Penggunaan dana meliputi untuk:

  1. Gaji/honor pelaksana penelitian (maksimum 30%),
  2. Bahan, peralatan, dan perjalanan (minimum 60%),
  3. Lain-lain (maksimum 10%).

Proporsi dana tersebut disesuaikan dengan kebutuhan setiap proposal dari masing-masing jenis skema penelitian kompetensi, inovasi dan pengembangan teknologi yang diusul.

Pelaksanaan Penelitian dan Pelaporan

            Pelaksanaan penelitian ini akan di pantau pelaksanaannya oleh tim monitoring dan evaluasi LPSDM Aceh. Untuk keperluan pengurusan hak cipta, dan lain-lain, ketua peneliti wajib mempersiapkan:

  1. Buku catatan harian kegiatan penelitian (Log Book).
  2. Menyiapkan laporan kemajuan dan penggunaan dana 70%.
  3. Bahan presentasi yang diperlukan.

Ketentuan Lain

  1. Usulan penelitian diserahkan dalam bentuk hardcopy (1 ex) dan softcopy. Penyerahan dokumen proposal paling lambat tanggal 23 Mei 2014 sebelum pukul 12.00 di kantor LPSDM Aceh (Lantai 3, Gedung Biro Isra, Komplek Kantor Gubernur Aceh).
  2. Pelaksanaan penelitian, termasuk penggunaan dana, harus terdokumentasi dengan baik.
  3. Setelah selesai melaksanakan penelitian, peneliti wajib melakukan presentasi yang waktu dan tempatnya akan ditentukan kemudian.
  4. Hasil penelitian dapat disimpan di LPSDM Aceh atau tempat lain yang disepakati bersama (peneliti dan LPSDM Aceh).
  5. Hak cipta dari hasil penelitian ini adalah menjadi milik peneliti dan PEMDA Aceh.
  6. Peneliti dapat menggunakan hasil penelitiannya untuk dilombakan pada kegiatan lain atas persetujuan LPSDM Aceh.

Fokus Bidang Penelitian

  1. Pertanian, Perkebunan, Kedokteran Hewan, dan Perikanan
  2. Teknologi (Infrastruktur) dan Lingkungan
  3. Sosial dan Ekonomi

Unduh panduan disini.

 

Pancacita